Medical and Art Festival, Edukasi Unik Mahasiswa FK Unlam Banjarmasin

Kesehatan anak usia sekolah sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia di masa depan. Sehingga Mahasiswa Fakultas Kedoktran Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin angkatan tahun 2018, pada hari Minggu (24/11/2018) menyelengarakan Festival Kesehatan Anak Usia Sekolah yang bertajuk “Medical and Art Festival. Kegiatan ini bertema ” Generasi Emas itu Bersih dan Sehat”. Festival unik ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan pengetahuan kesehatan anak usia sekolah melalui serangkaian acara yang menggabungkan edukasi, seni, dan lomba. Kegiatan ini dilakukan kolaborasi dengan Sekolah Dasar Negeri Pasar Lama 1 Banjarmasin.

Sandiaz Yudhasmara, Ketua Panitia kegiatan ini kepada Banjarmasin Post mengatakan “Terdapat hadits nabi Muhammad SAW yang menginspirasi kegiatan ini. “Dua kenikmatan yang banyak manusia menjadi rugi (karena tidak diperhatikan), yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Al-Bukhari). “Sehingga kita semua akan merugi bila kita mengabaikan kesehatan anak usia sekolah. Karena kesehatan anak usia sekolah adalah investasi terhebat dalam mencetak generasi emas di masa depan”, imbuhnya. Sandiaz menambahkan bahwa, kegiatan edukasi dan seni ini digabungkan menjadi satu kegiatan karena penyampaian edukasi dan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan akan lebih menarik dan lebih bisa diterima bila digabungkan dengan kegiatan seni.

Rangkaian kegiatan festival itu di antaranya adalah kegiatan Talk Show kesehatan, Lomba jajanan sekolah sehat, Lomba dokter kecil, lomba mewarnai, lomba baca puisi, lomba kebersihan kesehatan kelas dan pentas seni lagu dan baca puisi kesehatan. Pentas seni yang ditampilkan adalah pembacaan puisi dan lagu yang dilakukan oleh kolaborasi antar murid, guru dan mahasiswa. Semua puisi dan lagu tersebut uniknya, bertemakan kesehatan anak usia sekolah.

Acara festival ini juga dilakukan pemeriksaan skrining gangguan ketajaman mata dan buta warna yang dilakukan oleh mahasiswa di bawah pengawasan seorang dokter spesialis mata. Disamping itu mahasiswa juga memberikan bantuan sarana edukasi dan prasarana kesehatan anak usia sekolah berupa poster, alat bantu cuci tangan dan tanaman obat.

Dalam festival ini yang menarik adalah diadakan lomba jajanan sehat. Lomba ini diikuti oleh 18 stan yang berjualan jajanan makananan dan minuman sehat yang dilakukan oleh murid sekolah sedangkan pembelinya adalah para pengunjung festival. Ketua panitia pelaksana mengatakan bahwa lomba jajanan sehat ini dimaksudkan untuk pembelajaran para siswa untuk berwirausaha sekaligus bisa mengenali jajanan yang sehat dan makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi. Kegiatan acara festival ini melibatkan sekitar 500 murid, guru, orangtua murid dan 200 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unlam.

Kepala sekolah SD Negeri Pasar Lama 1 mengatakan bahwa, “Kegiatan yang dilakukan mahasiswa FK Unlam ini sangat positif dan luar biasa. Sebelumnya tidak pernah dilakukan kegiatan festival kesehatan semacam ini selama sekolah berdiri. Kepala sekolah berharap kegiatan yang sangat kreatif ini hendaknya dapat dilakukan setiap tahun dan dapat dapat dijadikan inspirasi bagi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama.

Sedangkan ibu Harti, salah seorang orang tua murid sekolah itu mengatakan, “Festival ini patut ditiru oleh sekolah dan mahasiswa lainnya. Bukan hanya murid dan guru yang bersemangat, emak emakpun bersemangat”. Ternyata orangtua muridpun bersemangat ikut berlomba lomba untuk membantu memperbaiki kelas agar kelas jadi lebih bersih, indah dan sehat. Dengan semangat orangtua murid itu mengatakan bahwa para orang tua beberapa hari sebelum bergotong royong bersama murid sekolah membersihkan kelas bahkan ada yang mengecat ikut bela belain mengecat rumah. “Itulah kalau emak emak sudah beraksi, maka hebohlah sekolah ini”, kata para orangtua murid itu.

Advertisements

Cari Dokter/Dokter Gigi/Dokter Spesialis – Konsil Kedokteran Indonesia

Selamat Datang, di Pencarian Dokter/Dokter Gigi yang telah teregistrasi di Konsil Kedokteran Indonesia. Selanjutnya Klik disini: 

Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) merupakan suatu badan otonom, mandiri, non struktural dan bersifat independen, yang bertanggung jawab kepada Presiden RI.

Tugas dan Fungsi

KKI mempunyai fungsi dan tugas yaitu

  • melakukan registrasi dokter dan dokter gigi,
  • mengesahkan standar pendidikan profesi dokter dan dokter gigi dan
  • melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan praktik kedokteran yang dilaksanakan bersama lembaga terkait dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan medis.

Keanggotaan

Anggota KKI terdiri dari 17 (tujuh belas) orang perwakilan dari

  • Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia : 2 (dua) orang,
  • Kolegium Kedokteran Indonesia : 1 (satu) orang,
  • Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia : 2 (dua) orang,
  • Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Gigi Indonesia : 2 (dua) orang,
  • Persatuan Dokter Gigi Indonesia : 2 (dua) orang,
  • Kolegium Kedokteran Gigi Indonesia : 1 (satu) orang,
  • Tokoh Masyarakat : 3 (tiga) orang, Departemen Kesehatan : 2 (dua) orang, dan
  • Departemen Pendidikan Nasional : 2 (dua) orang.

Kewenangan

Dalam menjalankan fungsi dan tugas, KKI mempunyai wewenang yaitu

  • menyetujui dan menolak permohonan registrasi dokter dan dokter gigi,
  • menerbitkan dan mencabut surat tanda registrasi,mengesahkan standar kompetensi,
  • melakukan pengujian terhadap persyaratan registrasi dokter dan dokter gigi,
  • mengesahkan penerapan cabang ilmu kedokteran dan kedokteran gigi,
  • melakukan pembinaan bersama terhadap dokter dan dokter gigi mengenai pelaksanaan etika profesi yang ditetapkan oleh organisasi profesi,
  • melakukan pencatatan terhadap dokter dan dokter gigi yang dikenakan sanksi oleh organisasi profesi atau perangkatnya karena melanggar ketentuan etika profesi.