Rekomendasi Diet Terbaik Bagi Ibu dan Janin Saat Kehamilan

Rekomendasi Diet Terbaik Bagi Ibu dan Janin Saat Kehamilan

Makanan dengan gizi yang cukup merupakan kebutuhan individu, setiap makanan memiliki gizi yang berbeda sehingga anda harus cermat dalam memilih makananan setiap hari untuk memenuhi kecukupan gizi sesuai dengan kebutuhan. Keseimbangan gizi  adalah terpenuhinya zat gizi baik secara mikro ataupun makro yang dibutuhkan sesuai dengan masing-masing individu. Keseimbangan gizi ditentukan oleh jenis kelamin, usia dan keadaan individu. Bagi ibu hamil asupan gizi yang seimbang merupakan modal awal dalam memberikan kehidupan yang terbaik selama janin berkembang di dalam kandungan.

Gizi dan Nutrisi ibu hamil merupakan hal penting yang harus dipenuhi selama kehamilan berlangsung.  Resiko akan kesehatan janin yang sedang dikandung dan ibu yang mengandung akan berkurang jika ibu hamil mendapatkan gizi dan nutrisi yang seimbang. Oleh karena itu, keluarga dan ibu hamil haruslah memperhatikan mengenai hal ini. Gizi atau nutrisi ibu hamil kondisinya sama saja dengan pengaturan gizi mengenai pola makan yang sehat. Cuman saja, ibu hamil harus lebih hati-hati dalam memilih makanan karena mengingat juga kesehatan janin yang sedang dikandungnya. Bersama dengan usia kehamilan yang terus bertambah, makan bertambah pula kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil, khususnya ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua. Pada saat trimester kedua, janin tumbuh dengan sangat pesat, khususnya mengenai pertumbuhan otak berikut susunan syarafnya.

Nutrisi dan gizi yang baik ketika kehamilan berlangsung sangat membantu ibu hamil dan janin dalam menjalani hari-hari kehamilannya. Tentunya ibu hamil dan janin akan tetap sehat. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi akan meningkat sepeti kebutuhan akan kalsium, zat besi serta asam folat. Ibu hamil haruslah di beri dorongan agar mengkonsumsi makanan yang baik nan bergizi, ditambah kontrol terhadap kenaian berat badannya selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang ideal berkisar antar 12-15 kilogram.

Penting sekiranya untuk anda yang akan mempersiapkan kehamilan untuk memperhatikan asupan gizi agar ketika anda hamil, gizi yang terkandung di dalam tubuh telah mampu mendukung perkembangan awal janin. Gizi seimbang pada ibu hamil didapat dari menu yang seimbang setiap harinya, tidak berlebih ataupun kurang. Selama kehamilan ibu membutuhkan gizi yang seimbang melebihi wanita pada umumnya hal ini dikarenakan ibu hamil harus memenuhi nutrisi janin. Bila anda kurang memperhatikan asupan nutrisi selama kehamilan maka akan meningkatkan gangguan kehamilaan terutama yang berhubungan dengan perkembangan janin. Kecukupan gizi sangat bermanfaat dalam kesehatan ibu hamil, kesehatan janin di dalam kandungan dan mempersiapkan persalinan anda.

Makanan yang bervariasi akan membantu ibu hamil dalam memberikan ketersedian nutrisi yang dibutuhkan dalam kesehatan anda dan janin. Gizi yang dibutuhkan ibu hamil adalah dengan kandungan zat tenaga yang biasanya dihasilkan dari jenis makanan karbohidrat, nasi putih, nasi merah, jagung, roti gandum, sereal. Zat pembangun yang dihasilkan dari beberapa makanan mengandung protein baik hewani maupun nabati dan zat pengatur yang ditemukan pada jenis buah dan sayuran. Bagi anda yang memasuki kehilangan nafsu makan di trimester pertama kehamilan maka bisa makan sedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang berdekatan, konsumsi jenis makanan dengan variasi yang berbeda setiap harinya meskipun sedang beradaptasi dengan kehamilan akan tetapi penting untuk anda memperhatikan asupan gizi. Gizi yang seimbang bisa anda hadirkan di setiap menu anda tanpa harus mahal. Karbohidrat pada ibu hamil dibutuhkan sebanyak 6 piring setiap hari mengingat kalori yang dibutuhkan dalam perkembangan janin lebih besar dari pada wanita umumnya.

Selain itu untuk anda yang telah memasuki usia kandungan trimester akhir sangat membutuhkan energi untuk mempersiapkan persalinan. Sediakan selalu sayuran didalam menu anda, setiap hari membutuhkan 3 mangkok dengan fungsi untuk memperlancar pencernaan anda, mengingat ibu hamil sangat rentan terhadap sembelit dan wasir. Buah-buahan bisa menjadi makanan penutup atau cemilan, kandungan vitamin dapat membantu anda dalam mempercepat penguraian seperti misalnya zat besi dengan vitamin C. Protein yang berasal dari hewan dan juga nabati dibutuhkan dalam porsi yang sama yaitu satu kerat setiap menu makan anda sehingga setiap hari diperlukan tiga kerat. Sempurnakan menu makan anda dengan susu khusus kehamilan sehingga memberikan kelengkapan nutrisi  bagi anda, konsumsi susu pada siang dan malam hari. Bagi anda yang mempunyai masalah dengan kehamilan terutama dengan asupan gizi  sehingga membutuhkan konsultasi lebih lanjut dengan dokter. Kecukupan gizi ibu hamil memang memiliki kesamaan dengan wanita lainya hanya kuantitas dan kualitas yang lebih tinggi, asam folat, vitamin B, kallsium, Vitamin E dan omega 3 juga sangat berperan dalam kehamilan anda.

Makanan merupakan salah satu kunci utama untuk mendapatkan sebuah kehamilan yang sehat. Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya akan membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga akan membantu perkembangan yang sehat bagi bayi dalam kandungannya. Ingat bahwa perkembangan bayi dalam kandungan sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya. Dalam masa kehamilan salah satu bagian yang penting dalam membantu perkembangan janin dalam kandungan adalah apa yang anda makan dan bagaimana cara makan anda selama kehamilan itu.

Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan:

  • Ubah Pola makan Ubahlah cara makan anda meskipun anda sudah merasa makan dangan baik. Ingat, anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada kehamilan Anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein ,kalori (untuk energi),vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat, anda membutuhkan tambahan 300 kalori perhari.
  • Menghindari makanan yang membahayakan Diantara makanan yang harus dihindari adalah daging dan telur mentah, keju lunak ,susu yang tidak di pasteurisasi, alkohol, juga kafein. Untuk lebih lengkapnya mengenai makanan yang harus dihindari, silahkan baca artikel: Makanan Yang Harus Dihindari Selama Kehamilan
  • Jangan diet selama kehamilan Kehamilan bukan masa yang tepat untuk diet karena hanya akan membahayakan ibu dan bayi diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama kehamilan. pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat.Makan dengan
  • Porsi Kecil tapi Sering Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah, cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak. Makan dengan porsi yang kecil tapi di lakukan beberapa kali dianjurkan setiap empat jam.Ingat, meskipun anda tidak lapar tapi bayi anda membutuhkan makanan secara teratur.
  • Minum Vitamin Kehamilan Secara Teratur Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik, tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat ? Untuk itu, anda sebaiknya meminum vitamin secara teratur.
  • Minum Air yang Cukup Usahakan minum air 8 gelas sehari.Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33% pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan di butuhkan untuk membangun sel darah merah bayi untuk sistim sirkulasinya cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh.
  • Makanan Berserat, Buah-buahan dan Sayuran Perbanyaklah makan-makanan yang berserat tinggi. Buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan.

Nutrisi Penting Selama Kehamilan. Seiring pertambahan usia kandungan, maka kebutuhan gizi ibu hamil akan meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung pesat – terutama perkembangan otak dan susunan syaraf ? dan membutuhkan asupan gizi yang optimal.

Nutrisi yang diperlukan adalah:

  • Kalori. Selama kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya. Baiknya, 55% kalori di peroleh dari umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.
  • Asama Folat. Janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak guna pembentukan sel dan sistem syaraf. Selama trimester pertama janin akan membutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per harinya. Jika janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat yang bisa di dapat pada buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau. Asam Folat. Asam folat ini biasanya dibutuhkan sebelum mengalami kehamilan hingga pada trimester pertama kehamilan. Kelainan otak dan tulang belakang ini dapat dicegah dengan asam folat ini.
  • Protein. Selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.  Protein hewani terdapat pada daging merah, unggas, ikan, telur dan juga susu. Sedangkan protein nabati terkandung dalam tempe, kacang-kacangan, dan lainnya. Protein ini sangat dibutuhkan untuk sumber kalori, membentuk sel darah, membangun sel-sel yang baru pada janin, dan membentuk hormon pada ibu dan janin.
  • Kalsium. Berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis. Kenapa hal ini bisa terjadi? karena jika ibu hamil tidak memiliki kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik, selain kalsium, susu memiliki kandungan vitamin lain yang dibutuhkan ibu hamil, seerti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik juga. Demi memenuhi kebutuhan kalsium, ibu hamli membutuhkan 1000 mg setiap harinya demi menjaga tulang dan gigi. Kalsium juga dapat meminimalisair resiko pre-ekslamsia atau darah tinggi. Dapatkan asupan kalsium dari salmon, yogurt, brokoli dll.
  • Vitamin A. Sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun meskiun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan samapi berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.
  • Zat Besi. Berfungsi di dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan. Zat besi. Zat besi ini sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia. Daging merah dan bayam lah yang banyak mengandung zat besi ini.
  • Vitamin C. Tubuh ibu hamil memerlukan vitamin C guna menyerap zat besi. Selain itu vitamin C sangat baik guna kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C adalah melindungi jaringan dari organ tubuh dari bberbagai macam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia, hal terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksida
  • Vitamin D. Dapat meneyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.
  • Jika ibu hamil tidak mengalami berbagai macam gejala seperti anemia, gusi berdarah dan gejala lainnya, maka ibu hamil tersebut dapat dikatakan telah mencukupi kebutuhan akan gizi dan nutrisinya. Hal yang lebih penting untuk mengecek kecukupan nutrisi selama kehamilan adalah tentunya melalui perkembangan berat badan selama kehamilan. Tentunya kenaikan berat badan berbeda-beda tiap bulannya.
  • Namun bagaimana jika selama kehamilan ibu hamil mengalami kekurangan asupan gizi? maka hal ini bisa berdampak pada terjadinya bayi terlahir secara prematur, mengakibatkan keguguran, adanya kelainan bayi dalam sistem syarafnya, janin berkembang tidak normal, bahkan hingga menyebabkan kematian janin. Jadi, perhatikan betul mengenai asupan gizi selama kehamilan, yang perlu diingat, janganlah memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi karena kuantitas, tapi gizi yang berkualitas dengan komposisi yang berimbang dan cukup, itu yang terpenting.
  • Karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga untuk menghasilkan kalori dapat diperoleh dari serealia, umbi-umbian.
  • Protein sebagai sumber zat pembangun dapat diperoleh dari daging, ikan, telur dan kacang-kacangan.
  • Mineral sebagai zat pengatur dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur – sayuran.
  • Vitamin B kompleks berguna untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung agar berfungsi secara normal. Dapat dijumpai pada serealia, biji – bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, ragi, telur dan produk susu.
  • Vitamin D berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang bayi Anda. Sumbernya terdapat pada minyak hati ikan, kuning telur dan susu.
  • Vitamin E berguna bagi pembentukan sel darah merah yang sehat. Makanlah lembaga biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan, minyak sayur dan sayuran hijau.
  • Asam folat berguna untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah, banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kembang kol dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat terdapat dalam jeruk, pisang, wortel dan tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mcg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan saraf pusat maupun otak janin.
  • Zat besi yang dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari anemia, banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya), daging dan hati.
  • Kalsium, diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin, serta melindungi ibu hamil dari osteoporosis Jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibu. Sumber kalsium yang lain adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan. Saat ini kalsium paling baik diperoleh dari susu serta produk olahannya. Susu juga mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A, D, B2, B3, dan vitamin C

Rekomendasi Diet

  • Perbanyaklah konsumsi serat sayuran, hindari sayur bersantan. Ibu hamil butuh sekitar 30 gram serat sayur. Sebagai gambaran, setiap 100 gram sayur kangkung terdapat 1 gram serat, setiap 100 gram sawi hijau mengandung sekitar 1.2 gram serat. nah loh ?? banyak kan kebutuhan ibu hamil. Yup, mencukupi kebutuhan serat, membantu ibu hamil terbebas dari obesitas saat kehamilan, InsyaAllah anak akan jauh dari resiko genetik penyebab kegemukan.
  • Untuk konsumsi lemak baik, konsumsilah buah alpukat yang mengandung omega-3. Alpukat itu mengandung lemak yang baik, kalo duren itu mengandung trigliserid yang lumayan tinggi. Sebagian orang menjauhi alpukat dan mendekati duren, kebalik itu.
  • Perbanyak konsumsi ikan, boleh ikan laut atau ikan tawar. Ikan laut dan seafood itu berbeda, yang saya maksudkan adalah ikan laut ya.
  • Batasi asupan kalori. Makanan yang berkalori tinggi dan miskin nutrisi seperti krupuk, kripik, minuman bersoda, jajanan gorengan, junk food, dll sebaiknya dihindari. Pilih makanan yang bernutrisi dan rendah kalori.
  • Cukupi sekitar 50% kebutuhan energi protein harian anda. Karena protein membantu anda kenyang lebih lama dan membantu mengontrol keinginan ngemil anda.
  • Kacang ijo, labu siam, buah pepaya, itu baik untuk ibu hamil. Diet adalah manajemen makan, bukan mengurangi porsi makan. Setiap 100 gram labu siam mengandung serat sekitar 1.7 gram. Labu siam ini sangat baik untuk lambung yang sensitif dan radang usus. Setiap 100 gram labu siam sudah mengandung sekitar 90-93 mcg asam folat. Ada yang mengatakan kebutuhan asam folat ibu hamil itu 400 mcg, tapi menurut saya sih, mantepnya itu 800 mcg. Nilai 400 mcg itu untuk wanita dewasa yang tidak hamil.
  • Kacang ijo, brokoli, alpukat dan bayam, semuanya kaya akan asam folat. Nutrisi yang sangat penting untuk ibu menyusui diantaranya: asam folat, selenium, omega-3.
  • Rutin melakukan olahraga selama masa kehamilan, seperti berjalan kaki, senam.
  • Menyusun menu dengan gizi seimbang.
  • Wajib sarapan pagi. Sarapan adalah jadwal makan paling utama, dan usahakan tidak terlambat sarapan. Terlambat sarapan akan mengurangi ke-efektif-an manfaat sarapan pagi. Sarapan pagi yang bernutrisi, bukan sekedar kenyang. Sarapan pagi-lah dengan menu terbaik, untuk makan siang boleh dengan menu mengenyangkan. Menu mengenyangkan dan menu terbaik adalah 2 hal yang berbeda.
  • Pilih variasi menu yang mewakili setiap kelompok makanan, agar Ibu mendapatkan nutrisi berimbang.
  • Jika Ibu merasa kurang dapat memenuhi konsumsi nutrisi penting tertentu, mintalah rekomendasi dokter kandungan tentang jenis suplemen kehamilan yang tepat.
  • Konsumsi suplemen asam folat pada 12 minggu pertama kehamilan.
  • Makan teratur tiga kali sehari, dan selingi dengan 2-3 cemilan ringan setiap harinya.
  • Banyak mengonsumsi makanan berserat, seperti sayuran, buah, sereal gandum dan biji-bijian.
  • Minum sedikitnya 6-8 gelas air putih dalam sehari.
  • Asupan cairan lain seperti susu rendah lemak, jus buah segar, dan sup juga baik untuk kesehatan kehamilan.
  • Gunakan minyak yang lebih sehat untuk masakan, seperti minyak jagung, zaitun, dan bunga matahari.
  • Batasi konsumsi makanan olahan dan berbahan pengawet yang cenderung banyak mengandung garam.
  • Jangan minum lebih dari 3 gelas teh atau kopi dalam sehari untuk mengurangi asupan kafein ke dalam tubuh.

Harus Dihindari

  • Alkohol
  • Obat-obatan tertentu
  • Nikotin
  • Kafein
  • Keju yang tidak dipasteurisasi
  • Susu, jus, dan sari apel yang tidak dipasteurisasi
  • Telur mentah atau makanan yang mengandung telur mentah
  • Daging mentah atau setengah matang, ikan (sushi), atau kerang
  • Daging olahan seperti hot dog

Advertisements

Permasalahan dan Penanganan Terkini Abortus atau Keguguran

Permasalahan dan Penanganan Terkini Abortus atau Keguguran

  • Terhentinya proses kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.
  • Sebagai batasan digunakan kehamilan kurang dari 22 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. 

Penyebab

  • Sebagian besar disebabkan karena kelainan kromosom hasil konsepsi.
  • Beberapa penyebab lain adalah trauma, kelainan alat kandungan dan sebab yang tidak  diketahui.  



  • Adanya gejala kehamilan (terlambat haid, mual/ muntah pada pagi hari) yang disertai perdarahan pervaginam (mulai bercak sampai bergumpal) dan / atau nyeri perut bagian bawah, mengarahkan ke diagnosis abortus.
  • Abortus Imminens (Ancaman Keguguran) Ditandai dengan perdarahan pervaginam sedikit, nyeri perut tidak ada atau sedikit. Belum ada pembukaan serviks
  • Abortus Insipiens (Keguguran sedang berlangsung) Perdarahan pervaginam banyak (dapat sampai bergumpal-gumpal), nyeri perut hebat, terdapat pembukaan serviks. Kadang-kadang tampak jaringan hasil konsepsi di ostium serviks.
  • Abortus Inkompletus (Keguguran tidak lengkap) Perdarahan pervaginam banyak, nyeri perut sedangsampai hebat. Riwayat keluar jaringan hasil konsepsi sebagian, ostium serviks bisa masih terbuka atau mulai tertutup.
  • Abortus Kompletus (Keguguran lengkap) Perdarahan pervaginam mulai berkurang – berhenti, tanpa nyeri perut, ostium serviks sudah tertutup. Riwayat keluar jaringan hasil konsepsi utuh, seluruhnya.
  • Missed Abortion (Keguguran yang tertahan) Abortus dengan hasil konsepsi tetap tertahan intra uterin selama 2 minggu atau lebih. Riwayat perdarahan pervaginam sedikit, tanpa nyeri perut, ostium serviks masih tertutup. Pembesaran uterus tidak sesuai (lebih kecil) dari usia gestasi yang seharusnya.

Diagnosis

  • Terlambat Haid (amenorhea) kurang dari 22 minggu.
  • Perdarahan pervaginam, mungkin disertai jaringan hasil konsepsi.
  • Rasa nyeri di daerah atas simpisis.
  • Pembukaan ostium serviks.

Abortus Imminens

  • Tirah baring sedikitnya 2 – 3 hari (sebaiknya rawat inap)
  • Pantang senggama
  • Setelah tirah baring 3 hari, evaluasi ulang diagnosis, bila masih abortus imminens tirah baring di lanjutkan
  • Mobilisasi bertahap (duduk – berdiri – berjalan) dimulai apabila diyakini tidak ada perdarahan pervaginam 24 jam

Abortus tingkat selanjutnya

  • Bila mungkin lakukan stabilisasi keadaan umum dengan pembebasan jalan nafas, pemberian oksigenasi (O2 2 – 4 liter per menit), pemasangan cairan intravena kristaloid (Ringer Laktat / Ringer Asetat / NaCl 0,9 %) sesuai pedoman resusitasi.
  • Pasien dirujuk setelah tanda vital dalam batas normal ke rumah sakit

 Perawatan Abortus Imminens

  • Abortus Insipiens
  • Antibiotika profilaksis : Ampisilin i.v sebelum tindakan kuretase.
  • Perlu segera dilakukan pengeluaran hasil konsepsi dan pengosongan kavum uteri. Dapat dilakukan dengan abortus tang, sendok kuret, dan kuret hisap
  • Uterotonika : Oksitosin 10 IU i.m

Abortus Inkompletus Perlu segera dilakukan pengosongan kavum uteri. Dapat dilakukan dengan abortus tang, sendok kuret, dan kuret hisap Segera atasi kegawatdaruratan :

  1. Oksigenisasi 2 – 4 liter/menit
  2. Pemberian cairan i.v kristaloid (NaCl 0,9%, Ringer Laktat, Ringer Asetat)
  3. Transfusi bila Hb kurang dari ‘ 3d 8 g/dl

Abortus Kompletus

  • Evaluasi adakah komplikasi abortus (anemia dan infeksi)
  • Apabila dijumpai komplikasi, penatalaksanaan disesuaikan
  • Apabila tanpa komplikasi, tidak perlu penatalaksanaan khusus.

Missed Abortion

  • Evaluasi hematologi rutin (hemoglobin, hematokrit, leukosit, trombosit) dan uji hemostasis (fibrinogen, waktu perdarahan, waktu pembekuan).
  • Bila terjadi gangguan faal hemostasis dan hipofibrinogenemia, segera rujuk di rumah sakit yang mampu untuk transfusi trombosit / Buffy-Coat dan komponen darah lainnya.
  • Hasil konsepsi perlu dievakuasi dari kavum uteri. Dilaksanakan setelah  dipastikan tidak terdapat gangguan faal hemostasis.



    Blighted Ovum atau Keguguran, Penyebab dan Penanganannya


    Blighted Ovum atau Keguguran, Penyebab dan Penanganannya

    Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamilan anembryonic adalah kehamilan yang tidak mengandung embrio. Kondisi ini adalah salah satu penyebab umum kehamilan terhenti dengan sendirinya, yaitu sebuah kondisi yang lebih dikenal dengan istilah keguguran.

    Secara umum, keguguran dapat terjadi sewaktu-waktu hingga usia kandungan mencapai 23 minggu. Kondisi blighted ovum merupakan penyebab umum keguguran pada tiga bulan pertama kehamilan.

    Blighted ovum biasanya terjadi oleh karena kelainan kromosom pada fetus yang sedang berkembang. Tubuh ibu akan menghentikan kehamilan ketika menyadari adanya kelainan tersebut. Selain kelainan kromosom, pembelahan sel yang tidak sempurna juga dapat mengakibatkan blighted ovum. Kualitas sel telur dan sperma juga bisa menyebabkan adanya kelainan kromosom yang pada selanjutnya dapat menyebabkan blighted ovum.

    • Ada kemungkinan bagi seseorang yang mengalami blighted ovum pada tahap awal kehamilan merasa bahwa dirinya sedang mengalami kehamilan secara normal. Hal ini dikarenakan blighted ovum memiliki gejala yang sama dengan kehamilan, seperti haid yang terlambat disertai hasil tes kehamilan yang positif. Pasien dapat terus merasa dalam keadaan hamil hingga terjadi pendarahan dari vagina.
    • Waspadai gejala selain pendarahan yang dapat menjadi tanda-tanda keguguran, yaitu volume menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, kram pada daerah perut serta munculnya flek. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala ini untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

    • Dokter biasanya akan mencari tahu level hormon hCG (human chorionic gonadotropin) utnuk memastikan adanya kehamilan. Hormon ini dihasilkan oleh plasenta dan levelnya dapat terus bertambah hingga beberapa waktu. Dokter juga akan melakukan tes USG untuk memastikan kantong kehamilan yang telah terbentuk, berisi embrio atau tidak. Biasanya dokter akan melakukan USG kembali sepuluh hari setelah tes USG pertama untuk memantau perkembangan embrio dan kondisi kehamilan.
    • Untuk memastikan diagnosis Blighted Ovum, kantong kehamilan dan embrio harus memenuhi beberapa kriteria ukuran, yaitu diameter 25 mm atau lebih untuk kantong kehamilan dan tidak memiliki kantung yolk sac (ovum) atau embrio. Gambaran lainnya adalah ketika embrio memiliki panjang lebih dari 15 mm namun tidak memiliki aktivitas jantung yang sehat.

    • Salah satu prosedur penanganan yang dilakukan setelah seseorang didiagnosis blighted ovum adalah dengan membuka kemudian mengangkat embrio dan jaringan plasenta yang tidak berkembang dari dalam rahim. Prosedur ini dinamakan dilatase dan kuretase. Selain itu, obat-obatan dapat digunakan sebagai pilihan selain prosedur operasi. Kedua cara tersebut memiliki efek samping kram perut.
    • Pasien yang mengalami blighted ovum perlu mempelajari dan mengetahui bahwa dia bukanlah penyebab dari keguguran yang dialaminya. Dirinya sendiri harus menyadari bahwa keguguran adalah proses alami yang tidak bisa dicegah ketika tubuh mendeteksi ketidaknormalan pada proses kehamilan. Dengan memahami hal ini, kesehatan tubuh dan jiwa pasien dapat kembali pulih dengan cepat.

    Pencegahan 

    • Blighted ovum biasanya terjadi satu kali pada sebagian besar perempuan. Sayangnya pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak dapat dicegah. Bagi sebagian perempuan yang pernah mengalami blighted ovum dapat tetap memiliki kandungan yang sehat pada kehamilan selanjutnya. Anda dan pasangan dapat melakukan tes genetik untuk mendeteksi adanya kelainan yang berisiko terulangnya keguguran.
    • Saling menjaga kesehatan Anda dan pasangan juga merupakan salah satu bentuk pencegahan awal yang dapat dilakukan bersama. Merencanakan dan melalui proses kehamilan bersama-sama akan menyediakan dukungan yang berarti bagi satu sama lain. Hindari juga faktor-faktor risiko dari merokok dan disarankan untuk menghentikan konsumsi minuman beralkohol selama mengandung.

    Blighted Ovum atau Keguguran, Penyebab dan Penanganannya

    Blighted Ovum atau Keguguran, Penyebab dan Penanganannya

    Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamilan anembryonic adalah kehamilan yang tidak mengandung embrio. Kondisi ini adalah salah satu penyebab umum kehamilan terhenti dengan sendirinya, yaitu sebuah kondisi yang lebih dikenal dengan istilah keguguran.

    Secara umum, keguguran dapat terjadi sewaktu-waktu hingga usia kandungan mencapai 23 minggu. Kondisi blighted ovum merupakan penyebab umum keguguran pada tiga bulan pertama kehamilan.

    Blighted ovum biasanya terjadi oleh karena kelainan kromosom pada fetus yang sedang berkembang. Tubuh ibu akan menghentikan kehamilan ketika menyadari adanya kelainan tersebut. Selain kelainan kromosom, pembelahan sel yang tidak sempurna juga dapat mengakibatkan blighted ovum. Kualitas sel telur dan sperma juga bisa menyebabkan adanya kelainan kromosom yang pada selanjutnya dapat menyebabkan blighted ovum.

    • Ada kemungkinan bagi seseorang yang mengalami blighted ovum pada tahap awal kehamilan merasa bahwa dirinya sedang mengalami kehamilan secara normal. Hal ini dikarenakan blighted ovum memiliki gejala yang sama dengan kehamilan, seperti haid yang terlambat disertai hasil tes kehamilan yang positif. Pasien dapat terus merasa dalam keadaan hamil hingga terjadi pendarahan dari vagina.
    • Waspadai gejala selain pendarahan yang dapat menjadi tanda-tanda keguguran, yaitu volume menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, kram pada daerah perut serta munculnya flek. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala ini untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

    • Dokter biasanya akan mencari tahu level hormon hCG (human chorionic gonadotropin) utnuk memastikan adanya kehamilan. Hormon ini dihasilkan oleh plasenta dan levelnya dapat terus bertambah hingga beberapa waktu. Dokter juga akan melakukan tes USG untuk memastikan kantong kehamilan yang telah terbentuk, berisi embrio atau tidak. Biasanya dokter akan melakukan USG kembali sepuluh hari setelah tes USG pertama untuk memantau perkembangan embrio dan kondisi kehamilan.
    • Untuk memastikan diagnosis Blighted Ovum, kantong kehamilan dan embrio harus memenuhi beberapa kriteria ukuran, yaitu diameter 25 mm atau lebih untuk kantong kehamilan dan tidak memiliki kantung yolk sac (ovum) atau embrio. Gambaran lainnya adalah ketika embrio memiliki panjang lebih dari 15 mm namun tidak memiliki aktivitas jantung yang sehat.

    • Salah satu prosedur penanganan yang dilakukan setelah seseorang didiagnosis blighted ovum adalah dengan membuka kemudian mengangkat embrio dan jaringan plasenta yang tidak berkembang dari dalam rahim. Prosedur ini dinamakan dilatase dan kuretase. Selain itu, obat-obatan dapat digunakan sebagai pilihan selain prosedur operasi. Kedua cara tersebut memiliki efek samping kram perut.
    • Pasien yang mengalami blighted ovum perlu mempelajari dan mengetahui bahwa dia bukanlah penyebab dari keguguran yang dialaminya. Dirinya sendiri harus menyadari bahwa keguguran adalah proses alami yang tidak bisa dicegah ketika tubuh mendeteksi ketidaknormalan pada proses kehamilan. Dengan memahami hal ini, kesehatan tubuh dan jiwa pasien dapat kembali pulih dengan cepat.

    Pencegahan 

    • Blighted ovum biasanya terjadi satu kali pada sebagian besar perempuan. Sayangnya pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak dapat dicegah. Bagi sebagian perempuan yang pernah mengalami blighted ovum dapat tetap memiliki kandungan yang sehat pada kehamilan selanjutnya. Anda dan pasangan dapat melakukan tes genetik untuk mendeteksi adanya kelainan yang berisiko terulangnya keguguran.
    • Saling menjaga kesehatan Anda dan pasangan juga merupakan salah satu bentuk pencegahan awal yang dapat dilakukan bersama. Merencanakan dan melalui proses kehamilan bersama-sama akan menyediakan dukungan yang berarti bagi satu sama lain. Hindari juga faktor-faktor risiko dari merokok dan disarankan untuk menghentikan konsumsi minuman beralkohol selama mengandung.

    Endometriosis, Gejala dan Penanganannya

    Endometriosis, Gejala dan Penanganannya

    Endometriosis adalah suatu penyakit pada sistem reproduksi wanita di mana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim atau endometrium tumbuh di luar rongga rahim.

    Tiap bulan, tubuh wanita akan melepaskan hormon yang memicu penebalan dinding rahim atau endometrium, yang merupakan persiapan untuk menerima sel telur yang sudah dibuahi. Apabila tidak terjadi kehamilan, dinding rahim akan luruh dan keluar dari tubuh dalam bentuk darah yang keluar dari vagina.

    Endometriosis terjadi saat jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Jika Anda mengidap endometriosis, jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh, yang sama dengan siklus menstruasi. Tetapi, darah tersebut akhirnya mengendap dan tidak bisa keluar karena terletak di luar rahim. Endapan tersebut akan mengiritasi jaringan di sekitarnya. Lama-kelamaan, jaringan parut atau bekas iritasi pun terbentuk.

    • Meski umumnya tidak tergolong mematikan, penyakit menahun ini dapat menyebabkan gejala yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari pengidapnya.
    • Gejala endometriosis yang paling sering terasa adalah sakit yang luar biasa pada saat menstruasi. 
    • Sakit saat buang air besar dan kecil ataupun saat berhubungan seks.
    • Pendarahan menstruasi yang berlebihan ataupun perdarahan di tinja atau urine.
    • Pengaruh endometriosis berbeda-beda pada tiap wanita, dan terkadang ada wanita yang sama sekali tidak merasakan gejala apa-apa. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk tidak meremehkan rasa sakit yang mendadak muncul atau melebihi dari biasanya pada saat menstruasi. Segera memeriksakan diri ke dokter jika merasakan gejala yang tidak seperti biasanya.

    Penyebab 

    • Penyebab tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim belum diketahui secara pasti. Tapi ada teori yang mengatakan bahwa endometriosis terjadi karena dinding rahim yang luruh saat menstruasi gagal dikeluarkan dari dalam tubuh (menstruasi retrograd) dan akhirnya melekat pada organ dalam panggul. Namun teori ini pun tidak bisa menjelaskan menagapa endometriosis juga terjadi pada wanita yang sudah menjalani pengangkatan rahim (histerektomi).
    • Adapun faktor risiko yang memicu timbulnya endometriosis salah satunya adalah hormon estrogen. Hormon estrogen yang tinggi terbukti dapat memperparah kondisi ini. Itulah yang menyebabkan endometriosis umumnya menyerang wanita di usia produktif. Ada beberapa faktor risiko selain estrogen yang diduga sebagai pemicunya, yaitu faktor keturunan, sistem kekebalan tubuh, faktor adaptasi sel sesuai lingkungan organnya, dan faktor paparan lingkungan.

    • Pemeriksaan organ-organ panggul. Dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien secara mendetail, terutama lokasi, frekuensi, serta waktu kemunculan rasa sakit.
    • Pemeriksaan untuk memastikan keberadaan endometriosis. Langkah ini meliputi pemeriksaan organ intim, USG dan laparoskopi. Dalam prosedur laparoskopi, dokter juga biasanya akan mengambil sampel jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim agar dapat diteliti di laboratorium.

    • Karena penyebabnya belum diketahui, langkah penanganan endometriosis yang akurat  juga tidak ada. Tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala agar tidak mengganggu rutinitas sehari-hari pengidap.
    • Rasa sakit luar biasa saat menstruasi yang menjadi gejala utama penyakit ini dapat dikurangi dengan obat pereda sakit atau terapi hormon. Penanganan dengan operasi juga bisa dilakukan untuk mengangkat jaringan endometriosis, terutama untuk pengidap yang berencana punya anak.

    Gejala Kanker Serviks Kanker Leher Rahim

    Gejala Kanker Serviks Kanker Leher Rahim

    • Kanker leher rahim pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. 
    • Pada stadium lanjut, gejala kanker serviks, antara lain: perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).
    • Pendarahan. Gejala utama dari kanker serviks adalah munculnya pendarahan vagina baik pendarahan setelah berhubungan seksual, saat buang air besar, menstrruasi yang berkepanjangan atau tidak normal, serta pendarahan yang terjadi setelah masa menopouse. Jika anda mengalami pendarahan seperti yang disebutkan diatas, maka sebaiknya anda segera lakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebabnya,.
    • Keluar cairan vagina yang tidak normal. Tubuh biasanya menghasilkan cairan untuk melumasi bagian dalam vagina, akan tetapi jika ditemukan darah pada cairan vagina atau keputihan yang berlebih ada baiknya segera lakukan pengecekan.
    • Kaki bengkak. Pada pasien kanker serviks biasanya ditemukan pembengkakan pada kaki. Pembengkakan ini merupakan tanda bahwa kanker telah memasuki stadium lanjut.
    • Nyeri punggung. Penderita kanker serviks akan merasakan nyeri yang amat menggangu pada bagian punggung. Gejala ini biasanya terjadi pada stadium lanjut kanker serviks dan menandakan bahwa jaringan kanker telah meluas ke bagian luar leher rahim.
    • Pusing dan kelelahan. Pada stadium lanjut, penderita akan sering mengalami pusing dan kelelahan. Kondisi ini akan menjadi semakin buruk hingga menyebabkan kehilangan kesadaran jika tidak segera ditangani.
    • Nyeri perut. Tidak hanya mengalami nyeri punggung, penderita kanker serviks juga akan merasakan sakit dan nyeri di bagian perut. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh menghasilkan zat prostaglandin saat menangkal infeksi dan zat ini dapat menimbulkan rasa sakit pada perut.
    • Turunnya berat badan secara drastis. Penderita kanker stadium akhir akan mengalami cachexia, yakni hilangnya berat badan serta massa otot. Kondisi ini juga disertai dengan hilangnya nafsu makan dan tubuh akan merasa lemas. Cachexia terjadi dikarenakan metabolisme tubuh yang terganggu oleh jaringan kanker dan juga bisa terjadi karena efek dari kemoterapi.

    Kanker Serviks Leher Rahim, Gejala dan Pencegahannya

    Kanker Serviks Leher Rahim, Gejala dan Pencegahannya

    Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Di Indonesia hanya 5 persen yang melakukan Penapisan Kanker Leher Rahim, sehingga 76,6 persen pasien ketika terdeteksi sudah memasuki Stadium Lanjut (IIIB ke atas), karena Kanker Leher Rahim biasanya tanpa gejala apapun pada stadium awalnya. Penapisan dapat dilakukan dengan melakukan tes Pap smear dan juga Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yang invasif sebesar 50% atau lebih. Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) bertanggung jawab untuk semua kasus kanker leher rahim. Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi dan/atau radioterapi pada stadium akhir penyakit.

    Infeksi

    • Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker sebagian besar berlangsung tanpa gejala. Karena itu, Vaksinasi Kanker Serviks sangat dianjurkan ]demikian juga Penapisan.

    Gejala

    • Kanker leher rahim pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. 
    • Pada stadium lanjut, gejala kanker serviks, antara lain: perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah).

    Faktor Risiko

    • Faktor Alamiah. Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks. Tetapi hal ini tidak hanya sekadar orang yang sudah berumur saja, yang berusia muda pun bisa terkena kanker serviks. Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.
    • Faktor Kebersihan. Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan,  yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal.Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV.Penyebab utama terjadinya infeksi HPV adalah melalui hubungan seksual, sedangkan infeksi melalui cara lain seperti mencuci pakaian orang yang terinfeksi secara bersamaan dengan pakaian lain hingga saat ini belum terbukti kebenarannya [Burchell AN, Winer RL, de Sanjose S, Franco EL: Chapter 6: Epidemiology and transmission dynamics of genital HPV infection Vaccine 24 Suppl 3: S3/52-61 (2006) 1]. Penularan infeksi HPV pada bayi bisa saja terjadi, tetapi kecil kemungkinan. Infeksi tersebut lama kelamaan bisa saja menghilang karena kekebalan tubuhnya akan melindunginya.    
    • Faktor Pilihan. Faktor ketiga adalah faktor pilihan, mencakup hal-hal yang bisa Anda tentukan sendiri, diantaranya berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda. Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV. Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks. Pap Smear merupakan pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan papsmear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan semakin baik. Dokter yang tepat dalam melakukan pap smear adalah Dokter kandungan, tetapi beberapa Laboratorium Klinikpun dapat melakukannya.

    Pencegahan

    • Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksinasi. Di negara maju, kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya program deteksi dini melalui pap smear. Vaksin HPV akan diberikan pada perempuan usia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa respon imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 10 hingga 14 tahun dibanding yang berusia 15 hingga 25 tahun. Sayangnya, Vaksinasi HPV terbilang mahal setidaknya untuk negara berkembang. Pendapat yang mengatakan bahwa penularan virus dan pencegahan kanker leher rahim  melalui mencuci pakaian orang terinfeksi dengan pakaian lain hingga saat ini belum terbukti kebenarannya.

    Pengobatan

    • Standar pengobatan kanker serviks meliputi terapi: operasi pengangkatan, radioterapi, dan kemoterapi. 
    • Pengobatan kanker serviks tahap pra kanker – stadium 1A adalah dengan: histerektomi (operasi pengangkatan rahim). 
    • Bila pasien masih ingin memiliki anak, metode LEEP atau cone biopsy dapat menjadi pilihan. Pengobatan kanker serviks stadium IB dan IIA tergantung ukuran tumornya. 
    • Bila ukuran tumor tidak melebih 4 cm, disarankan radikal histerektomi ataupun radioterapi dengan/tanpa kemo. 
    • Bila ukuran tumor lebih dari 4 cm, pasien disarankan menjalani radioterapi dan kemoterapi berbasis cisplatin, histerektomi, ataupun kemo berbasis cisplatin dilanjutkan dengan histerektomi.
    • Selain pengobatan medis, pasien juga dapat melakukan terapi komplementer dengan herbal kanker.

    Amenorea, Penyebab dan Jenisnya

    Amenorea adalah panjang siklus haid yang memanjang dari panjang siklus haid klasik (oligomenorea) atau tidak terjadinya perdarahan haid, minimal tiga bulan berturut-turut. Terjadinya amenorea dan Oligomenorea sering kali mempunyai penyebab yang sama. Sumber lain menjelaskan bahwa amenorea adalah keadaaan pada wanita yang tidak mengalami menstruasi. Amenorea normal terjadi pada masa sebelum pubertas, kehamilan dan menyusui, dan setelah menopause. Siklus menstruasi normal meliputi interaksi antara komplek hipotalamus-hipofisi-aksis indung telur serta organ reproduksi yang sehat (lihat artikel menstruasi).

    Jenis-jenis Amenorea

    Amenorea dibedakan menjadi 2 jenis yaitu sebagai berikut:

    • Amenorea Primer, yaitu tidak terjadinya haid sekalipun pada wanita yang mengalami amenorea. Penyebab terjadinya amenorea primer ini secara umumnya lebih berat dan lebih sulit daripada penyebab terjadinya amenorea sekunder, seperti adanya kelainan-kelainan kongenital dan genetik.
    • Amenorea Sekunder, yaitu tidak terjadinya haid, yang dieslingi dengan perdarahan haid sesekali pada wanita yang mengalami amenorea. Penyebab terjadinya amenorea sekunder lebih mengarah pada sebab-sebab yang timbul dalam kehidupan wanita, seperti gangguan-gangguan gizi tubuh, metabolisme tubuh, tumor dan penyakit infeksi

    7 Gejala Kanker Endometrium Yang Harus Diketahui Wanita


    Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Padahal, seharusnya jaringan endometrium melapisi dinding rahim. Kanker endometrium tumbuh pada ovarium, tuba falopii, dan saluran menuju vagina. Kanker ini bukan merupakan penyakit akibat hubungan seksual. Wanita muda maupun yang sudah tua dapat terkena penyakit ini. Walaupun pada umumnya yang terserang wanita yang sudah tua.

    Tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim kemungkinan disebabkan oleh darah menstruasi masuk kembali ke tuba falopii dengan membawa jaringan dari lapisan dinding rahim sehingga jaringan tersebut menetap dan tumbuh di luar rahim. Kemungkinan lain adalah jaringan endometrium terbawa ke luar rahim melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening.

    Gejala kanker endometrium

    Beberapa gejala kanker endometrium adalah sebagai berikut:

    1. Rasa sakit pada saat menstruasi.
    2. Rasa sakit yang parah dan terus menerus pada perut bagian bawah, rasa sakit ini akan bertambah pada saat berhubungan seks.
    3. Sakit punggung pada bagian bawah.
    4. Sulit buang air besar atau diare.
    5. Keluar darah pada saat buang air kecil dan terasa sakit.
    6. Keputihan bercampur darah dan nanah.
    7. Terjadi pendarahan abnormal pada rahim.

    7 Gejala Kanker Payudara Yang Harus Diketahui Wanita

    Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000[butuh rujukan]. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.

    Gejala klinis kanker payudara dapat berupa:

    1. Benjolan pada payudara. Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, semakin lama akan semakin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.
    2. Erosi atau eksema puting susu
    3. Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d’orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu semakin lama akan semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. Ciri-ciri lainnya antara lain:
    4. Pendarahan pada puting susu.
    5. Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul apabila tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau bila sudah muncul metastase ke tulang-tulang.
    6. Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh
    7.  Keluarnya cairan (Nipple discharge). Nipple discharge adalah keluarnya cairan dari puting susu secara spontan dan tidak normal. Cairan yang keluar disebut normal apabila terjadi pada wanita yang hamil, menyusui dan pemakai pil kontrasepsi. Seorang wanita harus waspada apabila dari puting susu keluar cairan berdarah cairan encer dengan warna merah atau coklat, keluar sendiri tanpa harus memijit puting susu, berlangsung terus menerus, hanya pada satu payudara (unilateral), dan cairan selain air susu.

    Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut: 

    • Terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara)
    • adanya nodul satelit pada kulit payudara;kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa
    • Terdapat model parasternal
    • Terdapat nodul supraklavikula
    • adanya edema lengan
    • adanya metastase jauh
    • Serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.

    Permasalahan Program Kehamilan Inseminasi

    Bila pasangan suami isteri mempunyai masalah dalam memilili keturunan maka bisa dilakukan program kehamilan inseminasi dan bayi tabung.Terdapat beberapa perbedaan antara bayi tabung dan inseminasi. Program kehamilan inseminasi lebih murah tapi tingkat keberhasilannya lebih kecil.

    Inseminasi

    Inseminasi adalah teknik dalam dunia medis untuk membantu proses reproduksi dengan cara memasukan sperma yang telah disiapkan ke dalam rahim menggunakan kateter. Cara ini bertujuan membantu sperma menuju telur yang telah matang (ovulasi) sehingga terjadi pembuahan. Inseminasi itu pembuahan alami, jadi sperma kita ambil dari suami kemudian dibersihkan (preparasi) lalu dimasukan ke rahim istri dan sperma berjalan sendiri menuju indung telur sehingga pembuahan terjadi alami. Inseminasi adalah proses reproduksi dengan memasukkan sperma yang paling bagus kualitasnya ke dalam rahim. Untuk memilah sperma terbagus ini, tim laboratorium lah yang melakukan pemilahan.

    Sperma dengan kualitas bagus, dilihat dari kuantitasnya, yaitu berkonsentrasi di atas 10 juta permililiter. Dari 10 juta permililiter tersebut dipreparasi untuk mendapatkan sperma yang benar-benar berkualitas sekurang-kurangnya satu juta permililiter. Sebelum dilakukan inseminasi, sel telur diberi obat terlebih dahulu untuk penyuburan. Setelah beberapa hari, ada cek USG untuk melihat apakah sel telur telah matang.  Jika sel telur sudah matang dan sperma terbaik sudah terpilih, inseminasi siap dilakukan.

    Dalam prosesnya, sperma dimasukkan ke rahim menggunakan selang kecil melalui jalan lahir (vagina). Aksi sperma di dalam rahim inilah yang sulit dikontrol dalam menentukan hasil menjadi janin. Sebab, risiko yang dihadapi sang ibu yaitu kehamilan lebih dari satu dan kembar.  hal ini terjadi karena pemberian obat-obatan penyubur di sel telur yang reaksinya berlebihan daripada yang diharapkan. Misalnya kita berharap tiga-empat telur yang matang, ternyata berkembang menjadi 15-20 telur. Risiko lainnya, sang ibu mengalami gangguan sirkulasi darah, pernafasan susah atau sesak, dan kekurangan cairan di rongga paru-paru.

    Empat sampai enam minggu sebelum jadwal inseminasi, calon ibu diminta minum pil hormonal untuk merangsang terjadinya ovulasi, yakni proses matang dan keluarnya sel telur. Pada hari-H, calon ayah diminta mengeluarkan sperma dengan cara masturbasi. Kemudian, sperma dicuci dan dipilih yang terbaik. Cairan yang berada di dalam sperma dibuang atau disisakan hanya sekitar 0,25 mililiter sebelum dimasukkan ke dalam rahim istri dengan bantuan kateter. Teknik ini disebut IUI (Intrauterine Insemination). Cara ini cukup mudah, tidak sakit dan tidak begitu mahal dibanding program bayi tabung. Setelah selesai, pasien dianjurkan tidur telentang selama 10–15 menit untuk memberi kesempatan sperma mencapai sel telur. Setelah 17 hari, dilihat apakah terjadi pembuahan atau tidak. Kalau gagal, pasangan dianjurkan mengulang lagi sampai empat kali. Kalau tetap gagal, pasangan dianjurkan mengikuti program bayi tabung.

    Bayi Tabung

    • Bayi tabung adalah program kehamilan dengan menggunakan cara sel telur dibuahi sperma di laboratorium, sehingga yang dimasukan ke dalam rahim sudah berbentuk embrio. Pengambilan sperma pada suami dapat dilakukan dengan cara bermasturbasi, namun bila ditemukan kendala akan dilakukan pengambilan sperma melalui buah zakar. Kalau bayi tabung itu yang dimasukkan ke rahim adalah embrio (calon janin). Artinya sel telur sudah dipecahkan oleh sperma saat di luar rahim. Ini relatif bisa terkontrol. Inilah perbedaan utama inseminasi dan bayi tabung.
    • Pembuahan atau fertilisasi bayi tabung dilakukan di dalam media kultur di laboratorium, sehingga menghasilkan embrio. Setelah itu dilakukan proses transfer embrio ke dalam rahim agar terjadi kehamilan.
    • Proses bayi tabung memasuki fase luteal (merupakan masa saat ovulasi terjadi hingga hari pertama mens) untuk mempertahankan dinding rahim dengan memberikan hormon progesteron, biasanya diberikan selama 15 hari pertama. Biasanya dalam proses bayi tabung, pembuahannya berlangsung 2 hari baru kemudian dimasukan ke rahim si ibu.

    Biaya

    • Biaya progtam inseminasi pada beberapa Rumah Sakit swasta sekitar 2,9-4 juta sedangkan progtam bayi tabung jauh lebih mahal yaitu sekitar 60-70 juta. Pada bebetapa Rumah Sakit pemerintah seperti RSUD Dr Soetomo mematok harga lebih murah untuk inseminasi sekitar 2 juta sedangkan untuk bayi tabung sekitar 50-55 juta.
    • Bayi tabung labih mahal karena tekhnologinya yang digunakan berbeda dengan inseminasi. Teknologi yang digunakan dalam bayi tabung lebih rumit dan lebih canggih.

    Keberhasilan

    • Tergantung usia calon ibu. Semakin tua usia wanita, kualitas sel telur juga semakin kurang bagus.
    • Selain itu, faktor-faktor seperti kualitas sel sperma, endometriosis yang parah dan adanya kerusakan pada saluran tuba di rahim, juga amat memengaruhi keberhasilan inseminasi buatan.
    • Kesempatan hamil dengan program ini rata-rata berkisar 5-25%.  Pada bayi tabung tongkat kebwrhasilan lebih besar sekitar 47%.

    Program dan Prosedur  Inseminasi

    Pertemuan konsultasi Pertama

    • pada pertemuan konsultasi pertama dengan dokter biasanya dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar riwayat kesehatan suami istri dan rencana mengikuti program kehamilan inseminasi.
    • USG transvaginal untuk melihat keadaan rahim, apakah ada kista, miom, dan sebagainya.
    • sebaiknya konsul pertama ini dalam keadaan haid H+2 ( artinya haid hari ke 2), agar dokter bisa lsg memberikan resep obat penyubur bagi istri.
    • Pada konsul pertama ini tidak dalam keadaan haid maka dokter akan menyarankan usg pada saat haid H+2
    • Biaya saat konsul pertama ini bila dalam keadaan tidak haid, yaitu rp. 810.000 dgn rincian sbb : – administrasi RS rp.   50.000.  pasien baru  rp.   35..000. usg transvaginal    rp.  175.000. Biaya konsultasi  Rp.  250.000. Resep obat vitamin untuk istri dan suami rp. 300.000

    Pertemian konsultasi Kedua

    • konsul kedua saat haid H+2
    • usg transvaginal untuk melihat kondisi rahim saat haid
    • disarankan untuk HSG bagi istri yang blm pernah HSG untuk mengecek tersumbat atau tidaknya saluran menuju tempat sel telur berada dan tes darah untuk melihat kuantitas progesteron istri
    • disarankan tes sperma untuk suami
    • jangan berhubungan intim sebelum HSG dan tes sperma
    • buat janji untuk jadwal HSG dan tes sperma dgn bagian petugas laboratorium
    • hasil HSG dan tes sperma diperlihatkan pada dokter pada pertemuan konsul ketiga
    • biaya saat konsul kedua dgn dokter yaitu rp. 475.000
      pemeriksaan HSG di laboratorium
    • HSG biasanya dilakukan pada H+9 dari haid pertama
    • langsung datang ke laboratorium dengan jadwal yang telah ditentukan saat buat janji sebelumnya dgn petugas laboratorium
    • jangan berhubungan intim sebelum HSG
    • mendapatkan hasil Hsg pada saat itu jg atau diambil esok hari sesuai prosedur laboratorium masing2.
    • biaya hsg kira2 rp. 500.000 – rp. 1.100.000 ( tergantung laboratorium dmn anda di periksa)

    tes darah untuk cek progesteron di laboratorium
    – biaya tes darah ini bila di prodia sekitar rp. 350.000
    – hasilnya langsung diambil sore hari

    Tes sperma

    • suami tes sperma misalnya di tes di prodia dgn jadwal yang telah ditentukan saat buat janji sblmnya
    • sblm di tes sperma disarankan jangan berhubungan intim 4 hari atau lima hari sebelum tes agar kualitas sperma baik, tetapi kalau kurang dari 3 hari atau lebih 5 hari maka sperma dalam keadaan tidak baik jadi tidak akan mendapatkan hasil yang sempurna.
    • biasanya disediakan kamar khusus atau privat yang dilengkapi fasilitas lain bagi suami untuk mengeluarkan sperma secara masturbasi dan sperma tsbt ditempatkan dalam cawan yang disediakan.
    • biaya tes sperma di prodia rp. 230.000
    • hasilnya biasanya diambil sore hari

    Pertemuan konsultasi Ketiga

    • konsul ketiga menemui dokter untuk memperlihatkan hasil HSG, tes darah, dan tes sperma
    • apabila hasil HSG, tes darah, dan tes sperma bagus maka persiapan proses inseminasi mulai dijadwalkan sesuai intruksi dokter
    • usg transvaginal untuk melihat kondisi ovarium
    • apabila saat konsul ketiga ini dalam keadaan haid H+2 maka dokter akan memberi resep obat penyubur untuk istri yang dikonsumsi slm 5 hari kedepan
    • disarankan konsul pada H+8 untuk usg melihat kematangan sel telur
    • biaya konsul +resep pada konsul ketiga rp. 755.000.-

    Pertemuan Konsultasi Keempat

    • konsul keempat pada saat H+8 sesuai yang diintruksikan dokter pada saat konsul sebelumnya
    • usg tranvaginal untuk melihat kematangan sel telur
    • apabila sel telur belum matang maka akan diberikan resep penyubur lg 2 hari berikutnya dan disarankan H+10 konsul lagi untuk mengecek kematangan sel telur
    • tetapi apabila pada saat konsul keempat ini sel telur sudah matang dan sempurna untuk proses inseminasi maka dokter akan memberikan jadwal suntikan penyubur 3 hari ke depan sesuai jadwal yang ditentukan. apabila suntik penyubur ini memerlukan bantuan suster dan jam suntiknya malam minta di rekomendasikan untuk suntik di rumah sakit terdekat dgn rumah apabila rumahsakit atau dokter langganan nya berada jauh dr rumah pasien atau minta pelayanan suntik di rumah dan pasti akan menambah biaya lagi tapi mempermudah pasien.
    • disarankan konsul lagi pada H+11 dari haid pertama dan telah selesai 3 kali suntikan penyubur selama 3 hari.
    • biaya konsul+usg+resep suntikan penyubur untuk 3 hari = rp. 2.500.000

    Pertemuan Konsultasi Kelima

    • konsul kelima pada saat H+11 setelah 3 hari suntik penyubur
    • usg transvaginal untuk melihat kematangan sel telur dan besarnya ukuran sel telur, apabila sel telur matang dan ukurannya optimal maka siap untuk pemecahan sel telur nya
    • dijadwalkan suntik untuk pecahin sel telur yang dilakukan pada jam yang ditentukan dokter yaitu 36 jam sblm proses inseminasi.
    • bila jam suntiknya malam maka minta direkomendasikan di suntik di rs terdekat dengan rumah atau  minta suster datang ke rumah.
    • disarankan datang ke rs untuk proses inseminasi pada H+13 setelah suntik pemecahan sel telur
    • disarankan suami juga datang pada H+13 dua jam sebelum proses inseminasi untuk menyerahkan sperma secara masturbasi. sperma akan dicuci dilaboratorium dan dipilih yang terbaik untuk ditanam di rahim istri saat proses inseminasi.
    • biaya konsul+usg+resep suntik pemecah sel telur 1 kali = rp. 1.300.000

    Pertemuan Konsultasi Keenam

    • konsul keenam pada H+13 untuk proses inseminasi
    • suami menyerahkan cairan spermanya secara masturbasi 2 jam belum proses inseminasi. sperma ini akan dicuci dan dipilih yang terbaik untuk ditanam di rahim istri saat proses inseminasi
    • apabila cairan sperma sudah dicuci dan siap ditanam maka istri langsung berbaring di kasur dengan kondisi menahan air kencing 1 jam sebelumnya dan proses inseminasi pun langsung dilakukan oleh dokter
    • setelah proses inseminasi istri harus berbaring dulu min.15 menit sblm berdiri untuk mengoptimalkan cairan spermanya tidak keluar lagi.
    • dijadwalkan 2 kali suntik penguat kandungan sesuai tgl yg ditentukan dokter dan pada jam suntik bebas tapi pada jam yg sama saat 2 kali suntikannya. suntik penguat kandungan ini berfungsi agar bila terjadi pembuahan akan sll nempel kuat di dinding rahim dan menghindari terjadinya keguguran.
    • minta rekomendasi penyuntikan penguat kandungan ini di rs terdekat dgn rumah atau memanggil suster ke rumah.
    • disarankan cek tes urin 16 hari setelah proses inseminasi bila pada saat itu tidak haid
    • biaya : proses inseminasi + cuci sperma rp.2.000.000
      resep penguat kandungan+vitamin rp. 1.500.000
      resep 2 kali suntikan penguat kandungan rp. 520.000
    • apabila 16 hari setelah proses inseminasi di cek tes kehamilan positif hamil berarti proses inseminasinya berhasil dan anda bisa melanjutkan konsul k dokter langganan anda untuk perkembangan kehamilannya atau bisa melanjutkan konsul perkembangan kehamilan tiap bulan sampai melahirkan ke dokter yg terdekat dgn rumah pasien.
    • apabila ternyata hasilnya tidak positif hamil maka anda bisa mengulangi proses inseminasi atau ikut program bayi tabung atau bersabar menanti kehamilan secara alami.

    Sumber: wikipedia dan berbagai sumber

    Kedelai Dapat Kurangi Gejala Menopause


    Sebuah penelitian meta analisis atau tinjauan literatur yang menganalisis 62 studi melihat bahwa kandungan isoflavon yang ada pada kedelai mampu membantu mengurangi gejala menopause pada wanita. Peneliti mengungkapkan di dalam kacang kedelai terdapat kandungan fitoestrogen yang menyerupai hormon estrogen. Pada wanita hormon estrogen adalah hormon seks dan saat menopause produksinya berkurang drastis sehingga menjadi penyebab berbagai gejala yang dikeluhkan. Ketika wanita mengonsumsi produk kedelai, hormon fitoestrogen masuk ke dalam tubuh dan bekerja layaknya hormon estrogen. Menurut studi yang telah dipublikasi di jurnal JAMA, dengan fitoestrogen keluhan hot flash dan vagina kering pada sekitar 6.600 wanita setelah menstruasi. Tetapi untuk wanita yang berisiko kanker payudara, konsumsi suplemen kedelai ini mungkin tak disarankan. Khawatirnya risiko akan semakin bertambah karena kanker diduga muncul berkaitan dengan produksi estrogen.

    Studi yang ditinjau dilakukan dalam waktu singkat (12-16 minggu) sehingga peneliti tak bisa menentukan efektivitas atau risiko dari penggunaan terapi ini pada jangka panjang. Bila memang ingin mencoba mengambil terapi dengan suplemen kedelai, dr Muka menyarankan agar berkonsultasi dulu pada dokter. “Hasil yang kami peroleh hanya menunjukkan secara sederhana bahwa terapi berbasis tumbuhan seperti dengan kedelai atau semanggi merah dapat bermanfaat untuk mengurangi gejala menopause. Tapi sebagian bentuk terapi lainnya mungkin tidak,” kata dr Muka, Rabu (22/6/2016).

    Aumber : reuters

    Dokter Obsetri Ginekologi, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan

    image

    www.dokterindonesiaonline.com

    Provided By DOKTER INDONESIA ONLINE Yudhasmara Foundation   Medicine is not only a science; it is also an art. It does not consist of compounding pills and plasters; it deals with the very processes of life, which must be understood before they may be guided. Address MENTENG SQUARE Jl Mataraman 30 Menteng Phone 021-29614252 – 081315922012 – 081315922013 email : dokterindonesiaonline@gmail.com   http://dokterindonesiaonline.com   Supported By “GRoW UP CLINIC”  Editor in Chief : Audi Yudhasmara. Editor: : Sandiaz Yudhasmara Medical Advisory Panel : Dr Widodo Judarwanto, pediatrician email : judarwanto@gmail.com curriculum vitae: twitter @WidoJudarwanto facebook: www.facebook.com/widodo.judarwanto Mobile Phone O87880001083 PIN BB  76211048. Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation. Komunikasi dan Konsultasi: Dokter Indonesia Online-Facebook  Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online DOKTER INDONESIA ONLINE: Dokter Indonesia Online DOKTER ANAK ONLINE : Dokter Anak Online ALERGI ASMA : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online SULIT MAKAN DAN GANGGUAN BERAT BADAN : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online

    Copyright © 2016 @Dokter Indonesia Online – Informasi Edukasi Networking. All rights reserved

    Tehnik Induksi Pada Persalinan

    image

    Tehnik Induksi Pada Persalinan

    Bila ibu sudah mengandung lebih dari 41 minggu, namun bayi belum juga lahir, mungkin harus dilakukan pertimbangan medis untuk menginduksi kandungan. Persalinan dengan induksi adalah salah satu cara untuk mempercepat kelahiran secara normal.

    Induksi persalinan adalah suatu upaya stimulasi mulainya proses persalinan, yaitu dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada dengan menimbulkan kontraksi atau his. Cara ini dilakukan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal.

    Jika pada kehamilan tua ibu sudah merasa sangat tidak nyaman dan ingin segera melahirkan dengan cara diinduksi, maka keadaan mulut rahim menjadi hal penting untuk dijadikan pertimbangan. Induksi akan bermanfaat ketika mukut rahim telah menipis sekitar 50 persen dan berdilatasi 3-4 cm. Hal ini karena tubuh telah siap untuk menghadapi proses persalinan. Selain itu, secara statistik fase ini lebih aman untuk melahirkan pervaginam. Jika mulut rahim belum cukup menipis dan berdilatasi, itu tandanya tubuh belum siap untuk melahirkan. Melakukan induksi dan melahirkan pervaginam bukan hal yang tepat pada keadaan demikian, karena kemungkinan besar persalinan akan diubah menjadi caesar.

    Umumnya, meski tak ada catatan medis yang membuat suatu kehamilan diinduksi, menunggu janin lahir spontan adalah hal terbaik. Karena kita tidak tahu keadaan janin, mulut rahim berada pada fase apa, apakah ada kemungkinan terjadi perubahan posisi pada janin atau tidak, maka melakukan induksi adalah hal yang beresiko. Kita hanya mengganggu proses alami suatu persalinan. Sebagai akibatnya, bayi mungkin belum berada pada posisinya dan tubuh ibu ternyata belum siap untuk melahirkan. Dua keadaan itu meningkatkan dilakukannya operasi caesar pada kehamilan yang diinduksi.

    Teknik Induksi

    Mematangkan mulut rahim (serviks). Biasanya, mulut rahim mulai menjadi lembut, melebar, dan  memendek sebelum persalinan dimulai. Proses ini disebutripening atau pematangan mulut rahim. Namun bila proses ini belum terjadi, tim medis dapat menggunakan jel yang menggandung hormon prostagladin E2 dan dioleskan melalui vagina. Cara lain adalah menempatkan tabung karet yang ada balonnya pada serviks. Mematangkan serviks sangatlah penting sebelum melakukan induksi.Memecahkan ketuban. Bila serviks sudah matang dan ketuban belum pecah, makan tim dokter akan memecahkan membran ketuban. Caranya sederhana, yaitu dengan memasukkan alat khusus melalui vagina, sehingga membran ketuban pecah. Pada umumnya bila serviks sudah matang, persalinan akan terjadi 12 jam setelah ketuban pecah.

    Memulai kontraksi buatan. Untuk membuat kontraksi pada rahim, tim dokter akan memberikan obat yang disebut oxytocin. Obat ini akan membantu persalinan dengan induksi karena mirip dengan hormon alami yang memacu kontraksi. Oxytocin diberikan melalui infus dan dipantau dosisnya agar sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya kontraksi akan mulai dirasakan dalam waktu 30 menit setelah infus ini. Bila setelah 6-8 jam belum juga ada kemajuan, berarti persalinan dengan induksi gagal, dan dokter kemungkinan akan mengambil tindakan caesar.

    image

    Induksi Persalinan, Indikasi, Dampak dan Permasalahannya

    image

    Permasalahan Induksi Pada Persalinan

    Bila ibu sudah mengandung lebih dari 41 minggu, namun bayi belum juga lahir, mungkin harus dilakukan pertimbangan medis untuk menginduksi kandungan. Persalinan dengan induksi adalah salah satu cara untuk mempercepat kelahiran secara normal.

    Induksi persalinan adalah suatu upaya stimulasi mulainya proses persalinan, yaitu dari tidak ada tanda-tanda persalinan, kemudian distimulasi menjadi ada dengan menimbulkan kontraksi atau his. Cara ini dilakukan sebagai upaya medis untuk mempermudah keluarnya bayi dari rahim secara normal.

    Jika pada kehamilan tua ibu sudah merasa sangat tidak nyaman dan ingin segera melahirkan dengan cara diinduksi, maka keadaan mulut rahim menjadi hal penting untuk dijadikan pertimbangan. Induksi akan bermanfaat ketika mukut rahim telah menipis sekitar 50 persen dan berdilatasi 3-4 cm. Hal ini karena tubuh telah siap untuk menghadapi proses persalinan. Selain itu, secara statistik fase ini lebih aman untuk melahirkan pervaginam. Jika mulut rahim belum cukup menipis dan berdilatasi, itu tandanya tubuh belum siap untuk melahirkan. Melakukan induksi dan melahirkan pervaginam bukan hal yang tepat pada keadaan demikian, karena kemungkinan besar persalinan akan diubah menjadi caesar.

    Umumnya, meski tak ada catatan medis yang membuat suatu kehamilan diinduksi, menunggu janin lahir spontan adalah hal terbaik. Karena kita tidak tahu keadaan janin, mulut rahim berada pada fase apa, apakah ada kemungkinan terjadi perubahan posisi pada janin atau tidak, maka melakukan induksi adalah hal yang beresiko. Kita hanya mengganggu proses alami suatu persalinan. Sebagai akibatnya, bayi mungkin belum berada pada posisinya dan tubuh ibu ternyata belum siap untuk melahirkan. Dua keadaan itu meningkatkan dilakukannya operasi caesar pada kehamilan yang diinduksi.

    Indikasi atau Pertimbangan dilakukan Induksi

    Kondisi medis ibu : ibu mengalami tekanan darah tinggi (preeklamsia) dan diabetes gestasional (kadar gula darah tidak terkontrol) adalah kondisi yang membuat ibu harus di induksi segera. Kelahiran merupakan satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan nyawa ibu

    Pertimbangan bayi : Terdapat keadaan yang mengancam keselamatan janin jika terlalu lama didalam kandungan, diantaranya oligohidramnion (air ketuban sediki), IUGR (Intrauterine Growth Retardation-hambatan pertumbuhan janin), atau janin lewat waktu. Jika ibu merasakan pergerakan janin yang lemah, dan itu disadari pula oleh dokter, meski beberapa pemeriksaan normal, kadang tetap akan melakukan induksi.

    Selaput ketuban telah pecah : Sekitar 10% kehamilan akan mengalami pecah ketuban sebelum kontraksi. Jika itu terjadi, ibu dan bayi beresiko terhadap infeksi. Belum ada kesepakatan berapa lama induksi harus dilakukan setelah ketuban pecah, tergantung dari kebijakan rumah sakit masing-masing. Namun, usahakan bayi segera lahir setidaknya 24 jam setelah ketuban pecah.

    Kehamilan lewat waktu: setelah kehamilan berusia 41 minggu (atau 7 hari melebihi waktu seharusnya), akan meningkatkan resiko komplikasi pada bayi. Maka dari itu, induksi dibutuhkan. Sedangkan jika kehamilan sudah 42 minggu, atau 14 hari setelah waktu seharusnya, kemungkinan bayi meninggal semakin besar. Karena pada saat itu terjadi penurunan fungsi plasenta. Plasenta memiliki waktu   sampai akhir minggu ke-42 untuk berfungsi dengan baik. Induksi dibolehkan pada kehamilan 40-42 minggu tergantung keadaan, riwayat kehamilan, dan keputusan dokter secara pribadi.

    Jika kehamilan lewat waktu . Jika kehamilan lewat 40 minggu  dokter akan melakukan pemeriksaan non-invasif dan profil biofisika untuk mengetahui apakah janin dalam keadaan stres atau tidak. Apabila keadaan janin baik, dapat meneruskan kehamilan sampai kelahiran spontan. Namun jika selama menanti kelahiran spontan itu terjadi masalah, misalnya pergerakan janin melemah akibat kurangnya cairan ketuban, maka induksi akan di lakukan. Keadaan penipisan dan pembukaan mulut rahim saat induksi akan dilakukan merupakan faktor penting yang menentukan apakah prosentase keberhasilan induksi.

    ketuban pecah dini .. Bila ketuban sudah pecah sebelum waktunya namun persalinan belum juga dimulai

    Tekanan darah tinggi.Tekanan darah ibu tinggi , eklamsi atau preeklamsi. Bila ibu mengalami tekanan darah tinggi yang semakin memburuk khususnya preeklamsi dan eklamsi.

    Penderita diabetes. Bila ibu mengidap penyakit diabetes yang tidak dapat dikendalikan

    Bayi IUGR atau pertumbuhan janin terhambat. . Bila ada tanda-tanda pertumbuhan bayi yang kurang baik

    Penyakit Herpes. Pada keadaan ibu dengan penyakit herpes, jika persalinan sudah hampir tiba, dan ibu menginginkan persalinan pervaginam, maka keadaan ini boleh di induksi. Persalinan pervaginam dengan herpes yang aktif sangat berbahaya bagi bayi. Ibu hamil tidak merasakan adanya kontraksi atau his. Padahal kehamilannya sudah memasuki tanggal perkiraan lahir bahkan lebih (sembilan bulan lewat).Indikasi medis lainnya. Bila ada pertimbangan medis lainnya yang mengharuskan bayi segera dilahirkan.

    Teknik Induksi

    Mematangkan mulut rahim (serviks). Biasanya, mulut rahim mulai menjadi lembut, melebar, dan  memendek sebelum persalinan dimulai. Proses ini disebutripening atau pematangan mulut rahim. Namun bila proses ini belum terjadi, tim medis dapat menggunakan jel yang menggandung hormon prostagladin E2 dan dioleskan melalui vagina. Cara lain adalah menempatkan tabung karet yang ada balonnya pada serviks. Mematangkan serviks sangatlah penting sebelum melakukan induksi.

    Memecahkan ketuban. Bila serviks sudah matang dan ketuban belum pecah, makan tim dokter akan memecahkan membran ketuban. Caranya sederhana, yaitu dengan memasukkan alat khusus melalui vagina, sehingga membran ketuban pecah. Pada umumnya bila serviks sudah matang, persalinan akan terjadi 12 jam setelah ketuban pecah.

    Memulai kontraksi buatan. Untuk membuat kontraksi pada rahim, tim dokter akan memberikan obat yang disebut oxytocin. Obat ini akan membantu persalinan dengan induksi karena mirip dengan hormon alami yang memacu kontraksi. Oxytocin diberikan melalui infus dan dipantau dosisnya agar sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya kontraksi akan mulai dirasakan dalam waktu 30 menit setelah infus ini. Bila setelah 6-8 jam belum juga ada kemajuan, berarti persalinan dengan induksi gagal, dan dokter kemungkinan akan mengambil tindakan caesar.

    Komplikasi dan Resiko Buruk Induksi

    Adanya kontraksi rahim yang berlebihan. keadaan inilah yang mengharuskan induksi harus dilakukan dalam pengawasan yang ketat dari dokter yang menangani. Jika Anda merasa tidak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkan, biasanya dokter akan menghentikan proses induksi,kemudian akan dilakukan operasi caesar.

    Janin akan merasa tidak nyaman. Sehingga dapat membuat bayi mengalami gawat janin (fetal disterss). Itu sebabnya selama proses induksi berlangsung, dokter akan memantau gerak janin melalui CTG/kardiotopografi. Bila dianggap terlalu berisiko menimbulkan gawat janin, proses induksi akan dihentikan.

    Dapat merobek bekas jahitan operasi caesar. Hal ini bisi terjadi pada yang sebelumnya pernah dioprasi caesar, lalu menginginkan kelahiran normal.

    Emboli. Meski kemungkinannya sangat kecil sekali, namun tetap harus diwaspadai. Emboli terjadi apabila air ketuban yang pecah masuk ke pembuluh darah dan menyangkut di otak ibu atau paru-paru. Bila terjadi dapat merenggut nyawa ibu seketika.

    image