Kandungan Gizi dan Manfaat Luarbiasa Buah PISANG

wp-1494736080171.Kandungan Gizi dan Manfaat Luarbiasa Buah PISANG

Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M. paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebutsisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium. Perlu disadari, istilah “pisang” juga dipakai untuk sejumlah jenis yang tidak menghasilkan buah konsumsi, seperti pisang abaka, pisang hias, dan pisang kipas. Artikel ini hanya membahas pisang penghasil buah konsumsi serta kerabatnya yang berkaitan. Berdasarkan cara konsumsi buahnya, pisang dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain, cooking banana). Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli. Buah pisang diolah menjadi berbagai produk, seperti sale, kue, ataupun arak (di Amerika Latin).

Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Termasuk ketika otak mengalami keletihan. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung, Sale pisang (Bandung), Pisang Molen (Bogor), danepe (Makassar).

wp-1513295232304..jpg

Manfaat Kesehatan

  • Penelitian baru yang diterbitkan dalam the Journal of the American College of Cardiology ini para ilmuwan menganalisa data dari 11 penelitian berbeda sejak era 60-an dan digabungkan untuk mendapatkan hasil keseluruhan. Mereka menemukan asupan kalium harian sebesar 1.600mg atau kurang dari separuh jumlah kalium harian yang dianjurkan untuk dewasa sebesar 3.500mg.
  • Jumlah tersebut cukup untuk menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima. Pisang rata-rata mengandung 500mg kalium mampu menurunkan tekanan darah dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh. Ilmuwan dari Universitas Warwick dan Naples mengatakan asupan kalium di kebanyakan negara jauh di bawah jumlah harian yang disarankan. Sedangkan, terlalu sedikit kalium dapat mengakibatkan cepat marah, mual, denyut jantung tidak teratur, dan diare.
  • Namun jika mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium dan mengurangi konsumsi garam, angka kematian tahunan global akibat stroke dapat berkurang lebih dari satu juta per tahun.Ilmuwan mengatakan dalam laporannya, “Hal ini dapat mengurangi sebanyak 1.155.000 kematian akibat stroke setiap tahun dalam skala global.
  • Tekanan darah tinggi adalah faktor pendorong stroke terbesar, dan penelitian ini telah menunjukkan bahwa kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah,” ujar salah seorang juru bicara Asosiasi Stroke. Pisang sebagai makanan sarapan, pembuka makan siang dan makan malam juga akan memberikan cukup kalium guna mengurangi kemungkinan pembekuan darah di otak sekitar 21%.

wp-1513295294977..jpg

Buah Pisang Raja adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Buah Pisang Raja mengandung energi sebesar 120 kilokalori, protein 1,2 gram, karbohidrat 31,8 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 10 miligram, fosfor 22 miligram, dan zat besi 1 miligram.  Selain itu di dalam Buah Pisang Raja juga terkandung vitamin A sebanyak 950 IU, vitamin B1 0,06 miligram dan vitamin C 10 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Buah Pisang Raja, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 70 %.

Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Buah Pisang Raja :

Nama Bahan Makanan : Buah Pisang Raja
Banyaknya Buah Pisang Raja yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Buah Pisang Raja yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 70 %
Jumlah Kandungan Energi Buah Pisang Raja = 120 kkal
Jumlah Kandungan Protein Buah Pisang Raja = 1,2 gr
Jumlah Kandungan Lemak Buah Pisang Raja = 0,2 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Buah Pisang Raja = 31,8 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Buah Pisang Raja = 10 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Buah Pisang Raja = 22 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Buah Pisang Raja = 1 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Buah Pisang Raja = 950 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Buah Pisang Raja = 0,06 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Buah Pisang Raja = 10 mg

Kandungan Gizi

  • Kandungan kalori pisang 105 kalori per pisang. Buah ini mengandung 14 gram gula, 3 gram serat dan 1 gram protein per buah.
  • Buah pisang merupakan buah sumber potasium, karbohidrat, mineral, Vitamin C dan B6, kalium, magnesium dan mangan. Pisang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Yang lebih menakjubkan, buah pisang memiliki manfaat untuk membakar lemak yang dapat merampingkan tubuh, karena mengandung sedikit lemak, tidak mengandung kolesterol dan natrium.
  • Nutrisi yang menonjol pada buah pisang adalah Vitamin B6, yang dapat mengurangi pembengkakan akibat obesitas. Vitamin B6 dapat melindungi tubuh terhadap infeksi dan penyakit dengan membantu produksi sel darah putih. Makan satu buah pisang sehari untuk diet anda akan meningkatkan fungsi otak dan sistem saraf.
  • Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.
  • Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.
  • Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi.
  • Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.
  • Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.
  • Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.
  • Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.
  • Selain itu, pisang juga sebagai sumber potasium yang baik, dapat membantu mempertahankan tekanan darah. Selain itu, kalium dalam pisang akan memberikan dorongan energi yang sangat dibutuhkan untuk meminimalkan kram otot.
  • Kandungan serat dalam pisang dapat membantu sistem pencernaan agar bekerja dengan teratur. Pisang juga dapat menjaga kadar gula dalam darah sehingga anda tidak perlu memilih snack berkalori tinggi saat terasa lapar. Karena kandungan serat yangt baik, menikmati pisang sebelum makan dapat mencegah nafsu makan berlebihan yang akan menyebabkan naiknya berat badan.
  • Namun, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak.
  • Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Bandingkan dengan apel, yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng untuk berat 100 gram.
  • Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin,riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin).
  • Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonindiyakini berperan aktif sebagaineurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.
  • Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari.

wp-1513294601505..jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s