Gangguan Seksual atau Disfungsi Seksual, Gejala dan Penanganannya


Gangguan Seksual atau Disfungsi Seksual, Gejala dan Penanganannya

Gangguan seksual atau disfungsi seksual merupakan suatu keadaan di mana terdapat gangguan pada siklus hubungan seksual di mana baik anda maupun pasangan anda tidak memperoleh kepuasan. Siklus hubungan seksual terbagi menjadi empat, yaitu merasa bergairah, puncak gairah, orgasme, dan resolusi.

Penyebab

  • Faktor Fisik. Terdapat berbagai gangguan fisik dan kesehatan yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan seksual, seperti diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan saraf, gangguan keseimbangan hormonal, penyakit kronik seperti gagal ginjal atau gagal hati, alkoholisme, dan penggunaan obat-obatan terlarang. Selain itu, efek samping beberapa jenis obat anti depresi juga dapat mempengaruhi gairah dan fungsi seksual
  • Faktor Psikologis. Stress dan cemas akibat pekerjaan, kekhawatiran tentang kemampuan saat berhubungan seksual, adanya masalah dengan pasangan, depresi, rasa bersalah, dan trauma pada hubungan seksual sebelumnya dapat mempengaruhi kehidupan seksual anda.

Faktor Resiko

  • Baik pria maupun wanita dapat mengalami gangguans seksual dan dapat terjadi pada usia berapa pun. 
  • Akan tetapi, gangguan seksual lebih banyak terjadi pada orang lanjut usia, yang mungkin disebabkan oleh adanya gangguan kesehatan akibat penuaan. 
  • Gangguan seksual yang paling sering terjadi pada pria adalah gangguan ejakulasi, disfungsi ereksi, dan penurunan gairah seksual.


Gangguan Ejakulasi

Terdapat tiga macam gangguan ejakulasi yang dapat terjadi pada pria, yaitu:

  1. Ejakulasi prematur, yaitu ejakulasi yang terjadi sebelum atau segera setelah penetrasiEjakulasi tertunda atau terlambat, yaitu membutuhkan waktu yang lama untuk ejakulasiEjakulasi retrograd, yaitu ejakulasi yang masuk ke dalam kandung kemih, bukan ke dalam uretra ataupun penis. Pada beberapa kasus, ejakulasi prematur dan tertunda dapat disebabkan oleh faktor psikologis, termasuk agama yang menganggap bahwa hubungan seksual adalah dosa atau kurangnya ketertarikan terhadap pasangan atau adanya trauma akibat suatu kejadian tertentu. Ejakulasi premature seringkali disebabkan oleh kekhawatiran mengenai kemampuan anda saat berhubungan seksual. Beberapa jenis obat (obat anti depresi) dan cedera pada medulla spinalis maupun punggung dapat menyebabkan kerusakan saraf dan mengakibatkan gangguan ejakulasi.
  2. Ejakulasi retrograd biasanya terjadi pada pria penderita diabetes yang mengalami neuropati diabetikum (kerusakan saraf). Hal ini disebabkan oleh gangguan pada saraf di dalam kandung kemih dan leher kandung kemih yang menyebabkan ejakulasi dapat mengalir ke kandung kemih. Selain itu, ejakulasi retrograd dapat terjadi setelah tindakan pembedahan pada leher kandung kemih atau prostat atau perut.

Disfungsi Ereksi. 

  • Disfungsi ereksi atau impoten merupakan ketidakmampuan untuk membentuk atau mempertahankan ereksi cukup lama untuk berhubungan seksual. 
  • Penyebab disfungsi ereksi adalah berbagai penyakit yang menyebabkan gangguan aliran darah, seperti aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah), gangguan saraf, gangguan psikologis (stress, depresi, dan kekhawatiran mengenai kemampuan saat berhubungan seksual), dan cedera pada penis. Selain itu, penyakit kronik, beberapa jenis obat, dan penyakit Peyronie (terbentuknya jaringan parut pada penis) juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Penurunan Gairah Seksual

  • Penurunan atau hilangnya gairah seksual merupakan suatu keadaan di mana terjadinya penurunan gairah atau minat akan aktivitas seksual. Penurunan gairah seksual ini dapat diakibatkan baik oleh faktor fisik maupun psikologis, serta rendahnya kadar hormon testosteron.
  • Beberapa hal lainnya yang dapat menyebabkan penurunan gairah seksual adalah: Rasa cemas dan depresiPenyakit kronik seperti diabetes dan tekanan darah tinggiObat-obat tertentu seperti obat anti depresiAdanya masalah dengan pasangan

  • Berbagai gangguan seksual ini dapat diatasi dengan penanganan tepat pada gangguan fisik maupun psikologis yang menyebabkannya. Pengobatan yang dapat dilakukan bervariasi tergantung pada penyebabnya, mulai dari penghentian obat-obatan tertentu, penggunaan obat-obatan tertentu, terapi pengganti hormon, dan terapi psikologis untuk mengatasi permasalahan psikologis.
  • Keberhasilan pengobatan gangguan seksual juga tergantung pada penyebabnya. Gangguan seksual ringan akibat stress, rasa takut, atau cemas seringkali dapat ditangani dengan konseling, edukasi, dan perbaikan komunikasi di antara pasangan.

Pencegahan

  • Walaupun gangguan seksual tidak dapat dicegah, akan tetapi pencegahan terhadap penyebabnya dapat membantu anda terhindar dari berbagai gangguan seksual ini. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:
  • Konsumsilah obat sesuai dosis yang diberikan oleh dokter andaKurangi konsumsi alkohol andaBerhenti merokokAtasi setiap permasalahan emosional maupun psikologis seperti stress, depresi, dan rasa cemasPerbaiki dan tingkatkan komunikasi anda dengan pasangan anda
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s